Presiden RI Beri 100 Becak Listrik untuk Pengemudi Lansia di Kota Magelang
Rudi || Diskominsta
Sabtu, 27 Desember 2025

Pemerintah Kota Magelang secara resmi menyalurkan bantuan 100 unit becak listrik dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto,
KOTA MAGELANG – Pemerintah Kota Magelang secara resmi menyalurkan bantuan 100 unit becak listrik dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kepada para pengemudi becak di wilayah ini.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), Nanik Sudaryati Deyang, bertempat di Pendopo Pengabdian, kompleks Rumah Dinas Wali Kota Magelang, Jumat (26/12/2025).
Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono menyampaikan, bantuan ini diprioritaskan bagi 65 pengemudi becak yang tercatat aktif beroperasi di Kota Magelang.
Sementara itu, 35 unit sisanya akan dialokasikan untuk mendukung operasional transportasi di berbagai objek wisata di Kota Magelang.
"Ini merupakan langkah konkret dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, meringankan beban fisik, khususnya bagi para pengemudi becak yang sudah lanjut usia," ujar Damar.
Dalam kesempatan tersebut, Damar menegaskan unit becak listrik ini berstatus hak pakai dan dilarang keras untuk diperjualbelikan.
Menyikapi adanya laporan mengenai indikasi pemindahtanganan bantuan, Pemkot Magelang akan memperketat mekanisme pengawasan di lapangan.
"Kami akan menyiapkan sistem pengendalian yang lebih ketat agar bantuan ini tetap berada di tangan yang tepat dan digunakan sesuai peruntukannya, yakni membantu taraf hidup pengemudi becak lansia," tegasnya.
Wakil Ketua Yayasan GSN, Nanik Sudaryati Deyang menjelaskan, pemberian becak listrik senilai Rp22 juta per unit ini merupakan inisiatif pribadi Presiden Prabowo Subianto. Program ini bertujuan memanusiakan para pengayuh becak dengan bantuan teknologi yang lebih efisien.
"Becak ini diproduksi oleh PT Pindad dan dibagikan secara gratis. Saat ini target awal adalah kota-kota di Pulau Jawa, namun secara nasional Presiden telah memesan 70.000 unit yang ditargetkan rampung pada 2028," jelas Nanik.
Sebelum unit diserahterimakan, para penerima manfaat telah dibekali dengan pelatihan teknis yang meliputi cara pengoperasian kendaraan, perawatan baterai, serta pemahaman aspek keamanan berkendara.
Slamet, salah satu warga Kiringan, Kelurahan Tidar Utara yang menerima bantuan, mengatakan kalau bantuan ini bisa menghemat tenaga dalam mencari nafkah sehari-hari, mengingat faktor usia yang tidak lagi memungkinkan untuk mengayuh becak konvensional dalam jarak jauh.
"Pemberian becak lisrik gratis ini sangat membantu. Bisa menghemat tenaga sehingga tidak mudah lelah,” ungkapnya.
(Prokompimkotamg)









