PEMERINTAH KOTA MAGELANG

Kota Magelang Kuatkan Gerakan Literasi hingga Tingkat Kelurahan

Rudi || Diskominsta

Kamis, 4 Juni 2026

Bagikan :

Literasi memiliki peran penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia.

KOTA MAGELANG - Literasi memiliki peran penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia. Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono berujar, budaya membaca tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter dan cara pandang seseorang.

 

Hal itu dikatakan Damar disela Pengukuhan Kelompok Kerja (Pokja) Bunda Literasi serta Bunda Literasi tingkat kecamatan dan kelurahan periode 2026-2030 di Pendopo Pengabdian, Rabu (26/5/2026).

 

“Saya pribadi termasuk orang yang senang membaca. Saya belajar banyak dari buku, mulai dari kepemimpinan, biografi tokoh, pengembangan diri, hingga buku-buku yang mengajarkan tentang kehidupan,” ujar Damar.

 

Ia menilai, semakin banyak seseorang membaca, semakin terbuka pula cara berpikir dan semakin tumbuh sikap rendah hati untuk terus belajar.

 

“Buku membuat kita melihat dunia lebih luas. Buku memperkenalkan kita pada gagasan, pengalaman, dan perspektif orang lain,” katanya.

 

Damar menegaskan, literasi bukan hanya soal kemampuan membaca buku, melainkan kemampuan memahami dan mengolah informasi, menumbuhkan gagasan, hingga mengambil keputusan secara bijak.

 

"Oleh karean itu, keberadaan Pokja Bunda Literasi saya harap dapat menghidupkan kembali ruang-ruang belajar di lingkungan keluarga dan masyarakat di Kota Magelang," imbuhnya. 

 

Bunda Literasi Kota Magelang, Nanik Yunianti Damar, mengatakan pembentukan Pokja Bunda Literasi tingkat kota dilakukan sebagai langkah penguatan gerakan literasi di Kota Magelang.

 

Dijelaskan, Pokja Bunda Literasi memiliki tugas merencanakan program dan kegiatan literasi sesuai kebijakan daerah maupun nasional, membudayakan gerakan literasi, menjalin kerja sama, serta melakukan monitoring dan evaluasi kegiatan.

 

Tantangan dalam meningkatkan budaya literasi tidak ringan. Lanjut Nanik, terdapat perubahan indikator dalam penilaian Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) pada 2025, yang berdampak pada rendahnya capaian nilai secara nasional maupun di Kota Magelang.

 

“Hal ini menjadi tugas bersama untuk meningkatkan IPLM dan TKM di Kota Magelang,” ujarnya.(prokompimkotamgl)

 

Bagikan :