GOR Djarum di Kota Magelang kembali terpilih menjadi lokasi penyelenggaraan turnamen bulutangkis antar media, tahun ini. Wakil Walikota Magelang, Windarti Agustina membuka langsung even  tahunan tersebut.

Dalam sambutannya, Windarti mengapresiasi penyelenggaraan turnamen yang melibatkan awak media dari berbagai daerah. Terutama dengan dipilihnya Kota Magelang sebagai tuan rumah.

"Kemarin, Kota Magelang juga sempat ditunjuk menjadi tuan rumah Hari Olahraga Nasional (Haornas). Harapan kami, semoga dengan penyelenggaraan even-even olahraga semacam ini mampu membangkitkan semangat dan motivasi dalam bidang olahraga," kata Windarti saat membuka turnamen bulutangkis media regional Jateng, DIY & Kalimantan, di GOR Djarum, Rabu (11/10/2017).

Terkait dengan turnamen bulutangkis antar media, Windarti berharap, even ini mampu menarik minat generasi muda dalam bidang olahraga bulutangkis. Serta mampu mencetak bibit atlit bulutangkis yang berkualitas di Kota Magelang.

"Selain itu, diharapkan nanti juga akan ada pertandingan-pertandingan selanjutnya di tingkat RT maupun sekolah," katanya.

Ketua Panitia Turnamen Bulutangkis Antar Media 2017, Darjo Soyat menambahkan, turnamen ini merupakan yang kesepuluh kalinya sejak diadakan tahun 2007 lalu.

"Dan tahun ini digelar di Kota Magelang kembali untuk yang kedua kali. Tahun 2015 lalu kita juga adakan disini," ujarnya.

Darjo menyebutkan, ada 13 media massa baik cetak, elektronik, maupun radio, di Jawa Tengah dan DIY yang turut serta dalam turnamen tersebut. Dia menegaskan, turnamen ini bukan hanya untuk mencari juara dan pemain terbaik, namun lebih kepada kebersamaan dan kerukunan antar media.

Senada dengannya, Ketua PWI Jawa Tengah, Amir Machmud meminta para pemain untuk tidak terlalu memaksakan diri dalam bertanding.

"Turnamen ini adalah ajang bagi wartawan untuk bergembira, ajang berkumpul, setelah setiap harinya saling sibuk dan tidak bertemu satu sama lain. Ini adalah forum tepat untuk silaturrahmi," katanya.

Untuk diketahui, turnamen bulutangkis antar media tahun 2017 memperebutkan hadiah senilai total Rp50 juta. Turnamen ini rutin terselenggara bekerjasama dengan Bakti Olahraga Djarum Foundation.

Kejuaraan itu terbagi dalam 3 zona. Yakni Zona Indonesia Barat (DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, dan Sumatera), Zona Indonesia Tengah (Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Kalimantan) dan Zona Indonesia Timur (Jawa Timur, Bali, NTT, NTB, Sulawesi, Maluku, dan Papua). (Git/Humas)