Pemerintah Kota Magelang berhasil meraih juara II dalam Lomba Hemat Energi dan Air tingkat Provinsi Jateng Tahun 2017 kategori Pemerintahan Kabupaten/Kota. Atas prestasi tersebut, Pemkot menerima Insentif pembinaan dari Gubernur Jateng sebesar Rp7,5 juta, trophi, serta piagam penghargaan.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh  Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah, Teguh Dwi Paryono, kepada pihak pemkot yang diwakili Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Magelang, Bambang Nuryanta, pada peringatan Hari Jadi Provinsi Jateng di Semarang, Selasa (15/8/2017).

Kabag Perekonomian Setda Kota Magelang, Bambang Nuryanta mengatakan, diraihnya penghargaan tersebut tak lepas dari komitmen pemkot melakukan penghematan energi dan air. Salah satu kebijakannya yakni melalui surat edaran yang ditujukan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) supaya menghemat listrik dan air di instansi masing-masing.

“Kita juga sosialisasikan penghematan listrik dan air serta energi terbarukan kepada OPD. Hal ini untuk menyamakan persepsi, bahwa hemat energi dan air penting dilakukan. Jadi bukan hanya karena lomba saja, melainkan sudah menjadi kebutuhan kita bersama,” kata Bambang.

Bambang menyebut kategori penilaian tersebut meliputi penggunaan air, listrik, dan administrasi. Selain itu juga komitmen pemerintah mengampanyekan ajakan hemat energi di lingkungan pemerintah baik langsung maupun tidak langsung. 

“Penilaian dilakukan pada 3 komponen, yaitu komponen kebijakan, komponen aktivitas, serta komponen hasil,” ujarnya.

Hanya saja, masih ada beberapa catatan bahwa penghematan listrik belum sepenuhnya efektif. Sebab, lampu penerangan di lingkungan Kantor Setda Kota Magelang belum semuanya menggunakan lampu hemat energi (LED).

Bambang mengaku ke depannya akan membuat strategi agar penghematan energi bisa efektif. Termasuk mengadakan lampu-lampu berjenis hemat energi.

“Terkait penghematan air, kami sudah memasang stiker himbauan agar pegawai menggunakan air seperlunya. Selain itu kami juga akan menambah jumlah sumur resapan di sekitar Kantor Setda,” tutur Bambang. (Humas/Git)