“Olahraga Menyatukan Kita” menjadi tema dalam perayaan Hari Olahraga Nasional ke XXXIV Tahun 2017. Demikian disampaikan oleh Deputi Pembudayaan Olahraga pada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Dr. R. Isnanta, M.Pd saat memberikan paparan di Ruang Adipura, Rabu(02/08). Rencananya acara tersebut akan dipusatkan di Stadion Moch Soebroto Kota Magelang, 9 September mendatang.

Isnanta menjelaskan paparan atas kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas pertemuan yang telah dilakukan antara pihak Kemenpora dengan Walikota Magelang, Sigit Widyonindito yang dilaksanakan beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut Isnanta mengatakan kegiatan ini selain untuk membangkitkan olahraga  di Indonesia juga untuk menggairahkan dan memotivasi masyarakat untuk terus berolahraga.

“Mengajak masyarakat untuk olahraga supaya sehat. Mengenalkan wisata daerah ke daerah lain sehingga makin dikenal banyak orang. Lewat olahraga juga dapat menjadi sarana pemersatu bagi bangsa Indonesia,”katanya.

Nantinya  selain acara puncak Haornas juga diadakan berbagai acara pendukung. Kegiatan tersebut antara lain Pekan Gebyar Haornas, Seri Nasional Liga Sepakbola berjenjang, Gowes Pesona Nusantara, Peluncuran Monumen Tanah Air.

Untuk Monumen tanah air sendiri rencananya akan dibangun di puncak Gunung Tidar. Isnanta mengatakan bahwa bahan pembuatan monumen tanah air akan di ambil masing-masing daerah. Ada sekitar 90 kabupaten/kota yang akan membawa tanah dan air dari daerahnya masing-masing.

“Tanah dan air yang dibawa harus memiliki cerita dan sejarah  masing-masing daerah. Dengan dibangunnya monument tanah air diharapkan masyarakat luas mengetahui bahwa simbol-simbol penyatuan ada di Kota Magelang. Selain itu dapat dijadikan destinasi wisata baru puncak Gunung Tidar,”ujarnya.

Nantinya dalam pelaksanaan Haornas, daerah bisa ikut terlibat didalamya meski dari Kemenpora sudah ada Panitia Pusat dan kerjasama dengan pihak ketiga. Daerah bisa mendukung misalnya dalam dukungan layanan kesehatan dengan mendirikan pos-pos kesehatan, dukungan baliho, spanduk, umbul-umbul dsb.

“Daerah pun juga bisa menggelar pameran kuliner atau produk lokal untuk meluaskan pangsa pasarnya. Ini kesempatan baik karena ribuan orang akan datang mengikuti kegiatan tersebut,”katanya.

Sementara itu, Sekda Sugiharto mengatakan paparan ini untuk mengetahui konsep dan rencana kegiatan Haornas dari Kemenpora. Perlu adanya sinkronisasi rencana dan kegiatan antara Pemkot dengan Kemenpora supaya saling sinergi.

Sugiharto menjelaskan bahwa penyelenggaraan kegiatan Haornas ini tidak didanai dari APBD Kota Magelang. APBD Kota Magelang sudah disahkan pada desember tahun lalu sedangkan penunjukan sebagai tuan rumah baru di tahun 2017. Namun hal tersebut tidak menyurutkan Kota Magelang untuk ikut ambil bagian dalam mensukseskan penyelenggaraannya.

“Sebuah kehormatan yang luar biasa Kota Magelang mendapat kepercayaan menyelenggarakan Haornas. Mari kita mensukseskan dan mendukung bersama-sama. Keberhasilan penyelenggaraan Haornas berarti keberhasilan juga untuk Kota Magelang,”katanya. (Ris/Humas)