Petugas gabungan melaksanakan razia lalu lintas di kawasan tertib lalu lintas (KTL) di Kota Magelang, Selasa(19/9). Sasaran  seluruh kendaraan roda dua dan roda empat yang melanggar lalu lintas.

“Kegiatan penertiban ini merupakan yang ke tiga kalinya di bulan September dan digelar rutin setiap bulannya,”kata Budiyono, Kepala Seksi Pengendalian Operasional dan Perpakiran pada Bidang Lalu Lintas dan Perparkiran Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Magelang.

Adapun  personel yang terlibat dalam razia ini merupakan gabungan dari Dinas Perhubungan, Satlantas Polres Magelang Kota, TNI , Satpol PP dan Bagian Humas Setda Kota Magelang. Lokasirazia yaitu di sepanjang Jalan Iklas, Jalan Tidar, Jalan Tentara Pelajar, Seputaran Alun-Alun dan Jalan Pemuda.

Ia pun megatakan bahwa kegiatan ini diawali dengan memberikan himbauan kepada masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas dan kepada juru parkir dihimbau untuk bisa mengatur kendaraan dengan rapi dan mematuhi rambu-rambu yang ada.

“Saat razia tim gabungan menemukan kendaraan roda empat yang diparkir di zona merah sekolah sehingga juru parkir kita berikan teguran dan peringatan dan kita tunjukkan bahwa ada rambu rambu larangan parkir di lokasi tersebut,”katanya.

Lebih lanjut dijelaskan sasaran dari operasi KTL adalah kendaraan bermotor roda dua maupun roda empat yang melawan arus, parkir tidak pada tempatnya dan kendaraan bermotor yang masuk atau lewat jalur lambat. Sebagai pertanggungjawaban dari pelanggaran tersebut maka para pelaku pelanggaran diberikan sangsi tilang sebagai wujud penegakkan hukum dalam operasi KTL.

“Pelanggaran hari ini didominasi oleh kendaraan roda dua. Ada berbagai sebab mereka kena tilang antara lain melawan arus, memasuki jalur lambat, tidak membawa kelengkapan surat kendaraan bermotor, pajak kendaraan yang telah kadaluwarsa dan kendaraan bermotor dipreteli sehingga dapat membahayakan baik pengendara maupun orang lain,”jelasnya.

“Jumlah penindakan hari ini untuk sepeda motor sejumlah 19 kendaraan dan mobil pribadi sebanyak 5 , dengan tilang sebanyak 9 motor. Untuk yang lainnya kita berikan teguran simpatik. Adapun barang bukti berupa STNK sebanyak lima buah dan SIM sebanyak tiga buah dan dua unit sepeda motor. Dua sepeda motor dibawa petugas gabungan ke Satlantas Polres Magelang Kota karena tidak dilengkapi surat-surat kendaraan serta kendaraan tidak mendukung keselamatan dalam berkendara,”ungkapnya.

Untuk kendaraan yang melanggar langsung diberikan surat tilang dari petugas dari Polres Magelang Kota, Iptu Setya.

Ia menambahkan, tujuan dilaksanakan operasi ini adalah meningkatkan fungsi kawasan tertib lalu lintas sebagai jalur lalu lintas yang bebas dari pelanggaran dan terciptanya budaya disiplin serta patuh hukum di masyarakat baik ketika ada petugas maupun tidak ada petugas lalu lintas.(Ris/hms)