Setiap pedagang yang mempunyai hak atas kios dan/atau Los untuk berdagang di pasar tradisional yang dikelola oleh Pemerintah Daerah wajib memiliki Surat Ijin Tempat Usaha (SITU) yang diterbitkan oleh Walikota.

Demikian disampaikan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Magelang, Joko Budiyono dalam acara penyerahan surat keputusan SITU atau surat ijin penempatan pedagang pasar tradisional Rejowinangun kepada pedagang di Kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasar Rejowinangun Kota Magelang, Rabu (13/9).

Joko menjelaskan bahwa dengan memiliki SITU berarti pedagang pasar tersebut memiliki ijin untuk menempati lokasi dagang serta dapat memberikan perlindungan hukum bagi pedagang terhadap tempat yang diijinkan untuk berjualan.

“Saat ini SITU yang baru diserahkan sebanyak 20 untuk pedagang pasar Rejowinangun. Setiap pedagang hanya diperbolehkan memiliki SITU paling banyak tiga tempat. Satu SITU hanya berlaku untuk satu tempat,”jelasnya.

Lebih lanjut Joko memparkan bahwa berkas persyaratan permohonan pengajuan SITU yang sudah masuk kantor UPT Pasar Rejowinangun tahun 2015 dan 2016 sebanyak 432 berkas dengan rincian 10 berkas untuk kios dan 422 berkas untuk los.

“Seluruh berkas masih dalam proses karena membutuhkan cukup waktu untuk melakukan verifikasi dan penerbitan SITU juga melibatkan dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) sebagai dinas yang berwenang mengeluarkan perijinan,”ujarnya.

Ia pun menjelaskan terkait proses berkas persyaratan permohonan SITU.  Ada 125 berkas yang sudah dikoreksi, 70 berkas dinyatakan lengkap, 20 berkas SK SITU sudah jadi dari DPMPTSP, 45 berkas masih proses di DPMPTSP dan  5 berkas persyaratan SITU proses di UPT Pasar Rejowinangun.

“Sebanyak 55 berkas belum kembali ke Kantor UPT Pasar Rejowinangun karena belum lunas kewajiban membayar retribusinya. Diharapkan pedagang segera memenuhi segala persyaratan yang ada, “terangnya.

Ia pun menghimbau agar para pedagang yang belum mengajukan untuk segera mengurus permohonan SITU supaya kedepannya dapat dihindari hal-hal yang tidak diinginkan. (Ris/Hms)