Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang untuk pertama kalinya menggelar lomba Kreasi dan Inovasi (Krenova) khusus untuk kalangan Ogranisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kota Magelang, Arif Barata Sakti, mengatakan bahwa sebelum digelar bagi OPD dan BUMD, Krenova berlangsung secara rutin untuk masyarakat umum, yang baru saja selesai belum lama ini.

"Setelah sukses dengan Krenova umum, kami kepikiran untuk membuat Krenova khusus, menjaring peserta dari OPD dan BUMD. Alhamdulillah, Pak Wali Kota (Magelang) pun sangat mendukung," jelasnya, Rabu (20/9/2017).

Meski baru pertama kali digelar, kata Arif, animo dari peserta bisa dikatakan cukup besar. Terbukti, sedikitnya 26 karya dari kategori tata kelola pemerintahan, kemudian 22 karya pelayanan publik, serta 5 karya urusan lain, turut diikutsertakan dalam ajang tersebut.

"Tapi, setelah kita lakukan seleksi administrasi, terjaring sebanyak 21 karya. Kemudian, seleksi substansi yang menjaring sebanyak 11 karya. Kriteria yang lolos tahap ini, terdiri dari orisinalitas, penerapan di masyarakat, manfaat dan keberlanjutan karya," ucapnya.

Arif memaparkan, 11 karya tersebut, berasal dari delapan instansi, antara lain Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Pertanian, Peternakan, dan Ketahanan Pangan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, BPKAD, Kecamatan Magelang Utara, RSUD Tidar dan Taman Kyai Langgeng.

Selanjutnya, karya dipresentasikan di hadapan dewan juri, seperti Andjar Prasetyo (Balitbang Kota Magelang), Prof Dr Saratri Wilonoyudho MSi (Unnes), Drs Teguh Narutomo MM (BPP Kemendagri RI), Sri Tjahjani Prasetyowati (Kabag Organisasi Setda Kota Magelang) dan Prof Dr Bambang Kuncoro MSi (Untidar).

"Tiga karya terbaik akan dipilih dan mendapat hadiah. Kami berharap, ajang ini bisa meningkatkan inovasi dan kreasi, terutama untuk pelayanan publik. Karena itu, bagi OPD yang belum menyertakan karyanya, bisa mengirimkan dalam ajang tahun depan," ungkapnya.