Walikota Sambut Baik Pekan Olah Raga dan Kesehatan Rehabilitasi Mental
Tak disadari 20-30 persen hampir dari seluruh jumlah penduduk dunia mengalami depresi terselubung. Hal itu ternyata juga dialami di Indonesia. Berdasarkan hasil survei Universitas Indonesia tahun 2008, 20-30 persen masyarakat Indonesia dihinggapi penyakit jiwa yang lebih familiar dengan istilah depresi.
Hal itu dikemukakan Direktur Utama Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Prof Dr Soerojo Magelang Dr dr Fidiansyah Sp.KJ MPH saat bertemu dengan Walikota Magelang Ir Sigit Widyonindito MT, Kamis (2/8) di ruang kerja walikota. Pertemuan tersebut terkait dengan rencana Kota Magelang yang akan menjadi tuan rumah peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia (HKJS) yang diiperingati tiap 10 Oktober tersebut.
Untuk itu, Depresison : a global crisis menjadi tema dunia pada paringatan kali ini. Depresi sendiri menimbulkan banyak dampak kerugian yang besar, tidak hanya bagi penderitanya, namun bagi keluarga, masyarakat dan pemerintah.
“Peringatan HKJS di indonesia sedianya akan dipusatkan di Kota Magelang, namun karena padatnya agenda menteri kesehatan RI, akhirnya dipusatkan di Jakarta,” kata Fidiansyah.
Namun, lanjutnya, peringatan tersebut tidak hanya dipusatkan di Jakarta, kegiatan Pekan Olah Raga dan Kesehatan Rehabiltasi Mental (PORKESREMEN) akan dihelat di RSJ Prof Dr Soerojo Magelang mulai 31 oktober – 4 November 2012.
Sekitar 500-600 penderita penyakit jiwa (rehabilitan) dari 50 RSJ seluruh Indonesia akan mengikuti kegiatan PORKESREMEN tersebut. Lomba yang dipertandingkan antara lain, futsal, bola voli, bulu tangkis, tenis meja serta pertanfingan catur.
“Selain para rehabilitan yang mengikuti lomba. Para pendampingpun akan mengikuti beberapa lomba yang dipertandingkan,” terangnya.
Selain itu juga akan ada kegiatan sosial untuk umum seperti khitanan massal, bazaar, screening depresi serta operasi katarak gratis. Rencananya akan ada pemecahan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) membatik terpanjang oleh rehabilitan.
“Nanti juga ada seminar umum tentang psikomatis dan seminar kesehatan jiwa anak dan remaja,” imbuhnya.
Walikota yang didampingi wakil walikota Joko Prasetyo S.Sos, Sekda Drs Sugiharto dan sejumlah pejabat SKPD lainnya, menyambut baik penyelenggaraan tersebut. Selain itu, pihaknya juga siap untuk memberikan konstribusi dan partisipasi dalam acara itu.
“Dengan adanya penyelenggaraan acara itu, tentunya akan berpengaruh terhadap perputaran ekonomi di Kota Magelang. utamanya, jasa perhotelan, kuliner, oleh-oleh makanan serta sektor pariwisata dan lainnya,” tuturnya. Humas_Git

