13 Riset Unggulan Daerah Diuji
Kota Magelang – Kantor Penelitian Pengembangan dan Statistik Kota Magelang menyelenggarakan Riset Unggulan Daerah (RUD). Kegiatan ini bertujuan untuk mewadahi para peneliti dalam melakukan penelitian baik secara individu maupun kelompok dalam rangka mengembangkan karyanya untuk mengoptimalkan potensi dan kemampuan daerah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sebanyak 13 tema riset masuk nominasi RUD. Para peneliti berasal dari kalangan masyarakat, sekolah (kampus) maupun instansi pemerintah di lingkungan Kota Magelang. Selanjutnya para peneliti diberi kesempatan untuk mempresentasikan di depan penguji masing-masing 30 menit, kemarin (22/6). Para penguji berasal tim independen yang terdiri dari Dewan Riset Daerah (DRD) Jawa Tengah, Balitbang Jawa Tengah serta pakar dari Universitas Negeri Semarang.
Dalam perjalanannya Kantor Penelitian Pengembangan dan Statistik akan terlibat secara langsung dalam pelaksanaan kegiatan dan penganggaran, pelaksanaan seleksi monitoring dan evaluasi. Demikian dikatakan Kasi Fispra Litbang dan Statistik, Didin Saefudin. Lebih lanjut Didin mengungkapkan adanya RUD ini, nantinya akan mendorong partisipasi masyarakat dalam perumusan dan program layanan kebijakan public serta berupaya menyelesaikan masalah-masalah pembangunan daerah, terangnya.
Indikator penilaian proposal ini antara lain, pentingnya penelitian, metode analisis, pengalaman penelitian, originalitas ide yang dimunculkan serta manfaat penelitian bagi masyarakat. “Penetapan pemenang akan diumumkan 8 Juli mendatang, mereka yang lolos seleksi akan diberikan bantuan riset sebesar Rp 15 juta per proposal dari APBD Kota Magelang”, ujar Didin.(anggit)

