Kabar Baik, Kota Magelang Zona Hijau Covid-19

Kota Magelang dinyatakan sebagai zona hijau kasus Covid-19. Ini setelah dalam sepekan tanpa ada penambahan atau nihil pasien positif Covid-19. Justru pasien positif yang sembuh terus bertambah.

Demikian dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Magelang Joko Budiyono ditemui disela kegiatan pembukaan kembali Hotel Atria Magelang, Rabu (24/6/2020).

“Kota Magelang zona hijau, karena seminggu ini zero penambahan pasien positif Covid-19, yang sembuh terus bertambah.” kata Joko.

Walau demikian Joko mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan mematuhi protokol kesehatan dimana pun berada. Apalagi Kota Magelang berada di tengah daerah yang masih zona merah Covid-19.

“Kita harus hati-hati, kita terus beri edukasi masyarakat karena di sekitar kita masih zona merah. Kota Magelang pusat bertemunya orang-orang, pusat perdagangan, perekonomian dan lainnya. Protokol kesehatan adalah kunci,” tandas Joko.

Saat ini pihaknya masih merumuskan regulasi yang akan mengatur masyarakat supaya disiplin pada protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19. Salah satunya, tentang kewajiban penggunakan masker.

Selain itu, kata Joko, Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito juga telah menginstruksikan kepada seluruh lurah supaya membuat surat edaran tentang pengawasan tamu luar daerah yang datang ke wilayah masing-masing.

“Pak Wali sudah minta lurah buat surat edaran kepada RT/RW, intinya tamu luar daerah khususnya dari zona merah sementara tidak boleh menginap dulu. Kalau yang melintas tidak masalah yang penting disiplin protokol kesehatan. Silakan menginap di hotel yang SOPnya jelas,” tegas Joko.

Untuk diketahui, situasi Covid-19 Kota Magelang per 24 Juni 2020 pukul 18.00 WIB menyebutkan, saat ini jumlah kumulatif pasien positif mencapai 33 orang, meliputi pasien dirawat 2 orang, sembuh 27 orang dan meninggal 4 orang.

PDP 63 orang, rinciannya dirujuk 1 orang, dirawat orang, sembuh 51 orang dan meninggal dunia 7 orang. ODP 296 orang, terdiri dari ODP baru 2 orang, lama 294 orang, sehat 274 orang, dipantau 18 orang, dirawat 1 orang, dan meninggal dunia 1 orang. (pro/kotamgl)