Dinkes Kota Magelang Minta Masyarakat Waspada TB MDR

Masyarakat Kota Magelang dihimbau lebih waspada terhadap penyakit Tuberculosis dengan Multi Drug Resistant atau (TB MDR) yang dinilai lebih berbahaya dibanding dengan penyakit TB biasa. Penyakit ini susah disembuhkan karena kuman penyakit telah kebal terhadap obat.

"TB MDR ini lebih berbahaya. Penyebabnya karena penderita TB biasa tidak rutin meminum obat dan periksa, sehingga kuman akan kebal dan semakin menjalar," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinas Kesehatan Kota Magelang, Yis Romadon dalam rapat perencanaan dan evaluasi pengendalian penyakit menular (P2M) di Aula Dinas Kesehatan setempat, Selasa (22/1/2019).

Berdasarkan temuan Dinas Kesehatan 2017-2018, tercatat ada 40 kasus tuberculosis biasa.Dari jumlah itu, terdapat 7 pasien yang positif terjangkit TB MDR.Kasus TB MDR  ini sendiri diakibatkan pasien TB biasa yang tak patuh berobat, sehingga mereka dapat terjangkit penyakit berbahaya tersebut.

"Kalau pasien kembali tidak patuh dengan mekanisme pengobatan, mereka berpotensi terjangkit extensively drug resistant (TB XDR). Dengan tingkat bahaya kuman lebih tinggi, maka risiko kematian pun lebih besar dibandingkan dengan TB biasa," ujarnya.

Susahnya pengobatan TB MDR  ini jadi alasan kenapa penyakit ini berbahaya. Karena Jika TB biasa membutuhkan 6 bulan pengobatan, maka TB MDR minimal membutuhkan 2 tahun pengobatan secara rutin. Kepala Seksi Pencegahan Pemberantasan Penyakit Menular (P3M) Dinkes Kota Magelang, Lilik Sunarto, mengatakan, masyarakat dapat mengantisipasi terjadinya penyakit TB MDR  ini dengan patuh terhadap mekanisme pengobatan.

Selain itu, dapat dilakukan pemeriksaan melalui alat Tes Cepat Molekuler (TCM) yang sudah tersedia di RST dr Soedjono dan RSUD Tidar, sehingga dapat dilakukan penanganan secara cepat.  "Sekarang sudah terdapat di dua rumah sakit di Kota Magelang yaitu RST dr Soedjono dan RSUD Tidar. Jika seseorang terindikasi kena TB maka akan diperiksa menggunakan alat tersebut," ungkapnya. (tribun)