Kota Magelang Masuk Nominasi Penerima Adipura Kencana

Kota Magelang berhasil masuk nominasi penerima penghargaan paling bergengsi dari Kementrian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, yakni Piala Adipura Kencana. Untuk mendapatkannya, Kota Magelang kini bersaing dengan 16 kota lainnya, diantaranya Kota Surabaya, Kota Tanggerang, Kota Balik Papan, Kota Madiun, Kota Malang dan Kabupaten Pati.

“Perihal tersebut baru kita ketahui kemarin sore (Rabu, 21/5). Kami mendapat surat kawat dari Kementrian Lingkungan Hidup Republik Indonesia No.B-5600/Dep.IV/LH/PPM/05/2014 tanggal 21 Mei 2014 yang intinya Kota Magelang dinominasikan sebagai penerima Adipura Kencana, ” Kata Kepala Kantor Lingkungan Hidup Machbub Yani Arfian, Kamis (22/5)

Machbub mengatakan, surat itu menjelaskan antara tanggal 21-28 Mei 2014 Dewan Pertimbangan Adipura akan melakukan kunjungan lapangan dan mendengarkan paparan langsung dari Walikota Magelang. Dewan itu yang menentukan suatu daerah mendapat Adipura Kencana atau tidak. Menurutnya, keberhasilan kota getuk ini masuk nominasi Adipura Kencana salah satunya karena makin berkembangnya kampung organik sebagai inovasi baru yang kini sudah menyebar hampir di seluruah kelurahan.

“Syarat masuk nominasi selain nilai memenuhi  ketentuan minimal 75, juga ada inovasi dan partisipasi masyarakat. Makin tinggi partisipasi warga makin baik tentunya,” ujarnya.

Pada penilaian tahap pertama (P1), lanjutnya, Kota Magelang meraih nilai 76. Sedangkan untuk penilaian tahap kedua  pada bulan Maret yang lalu dirinya belum tahu nilai pastinya, namun dirinya optimis mendapat nilai 75 keatas.

 “Tidak mungkin kalau mendapat nilai di bawah 75, masuk nominasi penerima Adipura Kencana,’’ tuturnya.

Ia menjelaskan, kali pertama  yang membuat kampung organik adalah Kota Magelang. Diawali dengan kampung organik  Legok Makmur, Kelurahan Wates,  yang dibentuk dengan dana swadaya masyarakat awal tahun 2013, dan kini sudah berkembang di 27 lokasi.

‘’17 kampung organik dibentuk dengan dana APBD Kota Magelang, sedang 10 swadaya masyarakat. Target setiap tahun jumlahnya bertambah baik yang dibiayai pemkot maupun swadaya masyarakat,’’ ungkapnya.

Menjelang kunjungan lapangan Dewan Pertimbangan Adipura, Machbub meminta masyarakat tetap menjaga kebersihan lingkungannya dan ke depan diharapkan bisa menjadi budaya hidup  bersih warga Kota Magelang. (Git)