Kadisperpa Dorong ASN Jadi Teladan Masyarakat Dan Kreatif Usulkan Sumber Pembiayaan Kegiatan Di Era Pandemi Covid 19

MAGELANG – Dinas Pertanian dan Pangan Kota (Disperpa) Kota Magelang hari ini selasa (19/05/2020) menggelar rapat koordinasi internal bertema Rasionalisasi Pagu Anggaran DAU Renja Disperpa 2021 dan Antisipasi Dampak Pandemi Covid 19 di aula Disperpa, Jl. Kartini No.3 Magelang. Kegiatan rapat dinas dipimpin langsung Kadisperpa dan dihadiri seluruh pejabat struktural dan pejabat fungsional di lingkungan Disperpa dengan menerapkan protokol Covid 19 (Physycal Distancing dan penggunaan masker, red).

Kadisperpa, Eri Widyo Saptoko dalam kesempatan itu memberikan sejumlah arahan kepada para ASN Disperpa yang hadir untuk memahami kebutuhan prioritas anggaran Pemerintah Kota Magelang dalam penanganan Covid 19 di Kota Magelang yang memerlukan dilakukannya rasionalisasi atau pemangkasan anggaran kegiatan OPD, termasuk Disperpa. “Kita sebagai ASN perlu bersyukur masih bisa bekerja untuk negara, meskipun tidak lagi optimal karena keterbatasan anggaran di setiap kegiatan Disperpa,”katanya.

Terkait dengan keadaan masyarakat yang terdampak pandemi Covid 19, Eri meminta para ASN dapat menjadi teladan, khususnya dalam kepeduliannya untuk berbagi kepada bagi masyarakat di sekitarnya. Kepedulian untuk membantu masyarakat yang lebih membutuhkan, lanjutnya, menjadi modal sosial yang diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan dampak wabah Covid 19. “Saya mengapresiasi aksi masyarakat dan ASN yang rela berbagi kepada sejumlah tenaga kerja informal, baik dalam bentuk uang, sembako ataupun makanan cepat saji. Semua itu akan meringankan beban mereka yang terdampak situasi saat ini,”tandasnya.

Di masa keadaan anomali ini, Eri menghimbau kepada para pejabat struktural dan fungsional Disperpa menyikapi keadaan secara positif dan lebih kreatif dalam mengupayakan sumber-sumber pembiayaan kegiatan Disperpa di era pandemi Corona. Menurutnya dengan sangat minimnya kegiatan Disperpa yang bersumber dari APBD Kota Magelang, para ASN masih dapat berjuang untuk mengusulkan kegiatan melalui instansi vertikal seperti Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan dan OPD Provinsi. “Saya juga berharap kepada anda semua masih dapat bekerja memenuhi tugas pokok dan fungsi masing-masing meskipun secara non budgetter (baca: tanpa anggaran),”tegasnya.

Terinformasi sesuai Walikota Magelang nomor 050/243/410 tanggal 15 Mei 2020, pagu anggaran Renja Disperpa 2021 mengalami rasionalisasi yang cukup signifikan. Jumlah pagu anggaran DAU yang semula sebesar Rp 3.383.712.000 (hasil verifikasi) terkoreksi menjadi Rp 1.938.000.000. Dari jumlah itu Rp 1.410.364.000 diantaranya digunakan untuk pembayaran belanja jasa Tenaga Harian Lepas (THL) yang jumlahnya 66 orang. Sedangkan sisanya Rp 517.364.000 akan dimanfaatkan untuk membayar kebutuhan rutin air, listrik, bbm kendaraan dan biaya perpanjangan stnk kendaraan bermotor dinas. Anggaran tersebut akan dioptimalkan untuk memenuhi kebutuhan rutin di kantor pusat Disperpa (Jl. Kartini), Kebun Bibit Senopati (KBS), Balai Benih Ikan (BBI), Puskeswan dan RPH Kota Magelang. 

Meskipun sejumlah kegiatan dari DAU mengalami rasionalisasi untuk prioritas penanganan dampak Covid 19, Disperpa masih memiliki sejumlah kegiatan dan memperoleh bantuan yang bersumber dari APBN dan APBD Provinsi Jawa Tengah. Antara lain kegiatan pelatihan operator alat dan mesin pertanian, pelatihan multimedia dari Sekolah Tinggi Multi Media (MMTC) Yogyakarta untuk pelaku perikanan, bantuan pengembangan 20 ekor sapi potong, 3 unit cultivator dan 5 unit handsprayer. Terbaru, hasil usulan KJF Penyuluhan Pertanian, Kota Magelang juga mendapatkan alokasi 1 unit kegiatan Sekolah Lapangan (SL) Tanaman Rimpang dari BPSDMP Kementerian Pertanian. (among_wibowo, red)