Trend Kunjungan Semakin Meningkat, Disperpa Optimalkan Fungsi Kebun Bibit Senopati

*Edisi HUT Kota Magelang ke-1113

“Ayo Ke Magelang 2020 Menuju Kota Magelang Moncer Serius”

(Bagian III)

 

MAGELANG-Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang makin gigih mewujudkan branding sebagai Kota Sejuta Bunga. Melalui Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) lahan seluas 4.000 meter persegi disulap menjadi etalase bunga yang dinamakan Pusat Perbenihan/Perbibitan Hortikultura atau lebih dikenal dengan nama Kebun Bibit Senopati. Sejak diresmikan 30 Maret 2015, kebun ini telah menjadi pusat pembibitan beragam tanaman hias. Setiap hari masyarakat dari dalam dan luar Kota Magelang dapat mengunjunginya secara gratis.

Kepala Disperpa, Eri Widyo Saptoko kemarin (18/4) di ruang kerjanya menyatakan terus melakukan upaya optimalisasi fungsi Kebun Bibit Senopati dan sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat, komunitas pecinta tanaman hias pun diajak mengisi kios yang ada di kompleks kebun bibit. Seiring bertambahnya jumlah wisatawan, sejumlah pelatihan budidaya tanaman hias juga kerap digelar di Kebun Bibit Senopati. “Ke depan selain diharapkan tampil lebih segar, atraktif dan dekoratif, metamorfosa Kebun Bibit Senopati juga diarahkan untuk tidak hanya menyuguhkan perbanyakan tanaman bunga saja, namun juga tanaman buah-buahan,”jelasnya.

Kepala Bidang  Pertanian, Agus Dwi Windarto didampingi pengelola kebun, Muatip mengatakan, bahwa setiap harinya ratusan pengunjung datang ke kebun ini. Saat mereka datang secara rombongan, pengunjung bisa mencapai 700 orang per hari. Sementara pada hari libur, pengunjung bisa mencapai 1.200 orang. “Kebun bibit ini tidak hanya untuk tempat pembibitan, tapi juga difungsikan sebagai sarana edukasi, dan rekreasi,” ujarnya.

Seperti diketahui kegiatan edukasi yang sudah dilaksanakan meliputi sejumlah pelatihan budidaya tanaman hias bagi masyarakat umum. Beragam metode perbanyakan tanaman juga dipraktekkan, seperti teknik okulasi, cangkok dan setek. “Anak usia dini juga kami ajak untuk belajar menanam tanaman dan cara merawatnya, agar mereka gemar bercocok tanam,”tukasnya.

Muatip menambahkan sampai saat ini Kebun Bibit Senopati sudah memiliki koleksi 250 jenis tanaman. Tanaman-tanaman koleksi dikembangkan dan dipelihara di green house Kebun Bibit Senopati. Beberapa tanaman langka yang menjadi koleksi antara lain cakar macan, ketapang kencana dan begonia. “Setiap empat bulan sekali, ada penggantian tanaman dan pola tanamnya. Supaya pengunjung tidak bosan, dan setiap datang ke sini ada yang baru,” imbuhnya. (among_wibowo, red)