Walikota Magelang Motivasi Peserta Pelatihan Budidaya Anggur, Disperpa Gencar Tumbuhkan WUB Pertanian

MAGELANG Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) Kota Magelang hari selasa (17/05/2022) menggelar pelatihan Budidaya Anggur di Rumah Putih Taman Kyai Langgeng Eco Park. Dalam kesempatan itu Walikota Magelang, dr. H.M Nur Azis, SpPD, KGH memberikan motivasi kepada para peserta pelatihan. H.M Nur Azis berharap melalui kegiatan pelatihan, peserta dapat meningkatkan kemampuan dan ketrampilannya sehingga mampu mengoptimalkan potensi diri agar lebih siap menjadi Wira Usaha Baru (WUB) di sektor pertanian. Kegiatan pelatihan yang diikuti 30 peserta dari 6 kelurahan se-Kota Magelang itu dilatih oleh sejumlah narasumber, antara lain Suharyono (praktisi Anggur Kota Magelang),  Nurus Sofwan (pemilik Hatake Grape Kateki Dusun Kateki 01/01 Desa Kebonrejo-Salaman hingga anggota  DPRD Kota Magelang,

Kepala Disperpa, Eri Widyo Saptoko, disela-sela kegiatan mendampingi Walikota Magelang menegaskan bahwa pihaknya gencar menumbuhkan WUB melalui berbagai jenis kegiatan pelatihan di sektor pertanian. Menurutnya kegiatan pelatihan Budidaya Anggur ini merupakan salah satu implementasi dari program dan kegiatan Disperpa guna mendukung Visi dan Misi Walikota Magelang khususnya melalui salah satu program unggulan yang dikenal dengan Program Pemberdayaan Masyarakat Maju Sehat dan Bahagia (Rodanya Mas Bagia, red). “Melalui kegiatan pelatihan ini kami berharap dapat mendukung suksesnya Rodanya Mas Bagia, masyarakat lebih berdaya dan berkemampuan untuk tumbuh dan berkembang menjadi WUB di sektor pertanian. Nantinya juga akan banyak jenis pelatihan lainnya yang gencar digelar untuk menumbuhkan WUB,”paparnya.

Terpisah Kepala Bidang Pertanian, Uswatun Hasanah menambahkan peserta pelatihan selain diberikan motivasi, pengetahuan dan ketrampilan tentang budidaya anggur, juga diberikan kaos, ATK, bantuan transport hingga bahan percontohan yang berupa bibit anggur, pot plastik dan sekam bakar. Uswatun berharap peserta dapat konsisten untuk terus mengembangkan pengetahuan dan ketrampilan yang telah diperoleh selama pelatihan. “Nantinya kami juga akan terus memantau perkembangan usaha para peserta pasca dilaksanakannya pelatihan ini,”tegasnya.

Para peserta juga sangat antusias untuk menimba ilmu perangguran yang memang sedang menjadi trend di berbagai tempat, khususnya di wilayah perkotaan.  Salah satu peserta yang tidak ingin  disebut namanya mengatakan, kegiatan ini tidak hanya bersifat sosialisasi bagaimana menjadi petani anggur, namun juga bagaimana cara berwira usaha anggur yang baik. “Apalagi untuk daerah perkotaan seperti Kota Magelang, budidaya anggur terbilang eksotis dan punya nilai ekonomi yang mumpuni bila benar-benar ditekuni secara serius karena secara geografis sangat mendukung,”jelasnya bersemangat.

Terinformasi budidaya anggur paling disarankan dan umum dilakukan dengan teknik pencangkokan atau stek karena dinilai lebih cepat dan mudah. Namun, menanam anggur juga bisa dilakukan dengan menanam biji. Tanaman buah anggur bisa tumbuh di mana saja dengan catatan jenis anggur yang ditanam tepat dan sesuai dengan iklim dan cahaya matahari yang ada di Kota Magelang.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan agar peserta sukses budidaya anggur antara lain pertama, sebelum menanam, pilih varietas anggur yang sesuai; kedua, pastikan kualitas biji yang digunakan; ketiga, proses sertifikasi biji anggur, tujuannya untuk membuat biji muncul kecambah; keempat, proses penyemaian biji anggur; kelima, transplantasi bibit anggur; keenam, pemindahan tanaman ke pot lebih besar seiring tumbuh dan berkembangnya tanaman, dan ketujuh, pemindahan tanaman ke lahan lebih besar. Kondisi cahaya, tanah, dan suhu udara juga harus diperhatikan  karena mempengaruhi pertumbuhan tanaman anggur. Jika tanah di pekarangan rumah tidak memiliki sistem drainase yang baik, perlu diperbaiki dengan menambahkan pupuk kandang. Penggunaan pupuk kimia harus dibatasi karena akan mempercepat pemadatan tanah. (among_wibowo, red)