Filosofi Piala Wali Kota Magelang Cup 2019

Tak sekadar penghargaan, tropi atau piala bergilir Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tenis Lapangan Beregu Putra Wali Kota Magelang Cup 2019 memiliki filosofi tertentu. Piala bergilir ini akan disimpan dan diterima bergantian bagi pemenang kompetisi Tenis Wali Kota Magelang Cup

Hendra Subiyanto S.E., M.Ec.Dev, Kasubag Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik pada bagian Organisasi Setda Kota Magelang, menjelaskan bulatan  dengan diameter 18,54 cm bertuliskan Aksara Jawa yang berbunyi Pakune Tanah Jawa sebagai simbol Gunung Tidar yang gagah dan berada di tengah-tengah Kota Magelang.

"Ini sekaligus sebagai representasi skala luas Kota Magelang 18,54 Km2 sesuai Permendagri No. 64 Tahun 2017," terangnya, Jumat (15/11/2019).

Kemudian Cakra berbentuk Roda Bunga memiliki makna, antara lain slogan  Magelang Kota Sejuta Bunga, simbol 8 penjuru mata angin menunjukan bahwa Wali Kota Magelang Cup dihadiri oleh berbagai daerah di Indonesia.

"Adapun putaran cakra sebagai simbol bahwa manusia harus berfikir dan cerdas sesuai dengan visi Kota Magelang yaitu Masyarakat yang Cerdas," lanjut Hendra, yang juga seorang ASN pada Bagian Organisasi Setda Kota Magelang itu,

Tropi ini juga memiliki lima Kerucut Api Penyangga Lingkaran yang merupakan simbol dari filosofi visi religius Kota Magelang dan merujuk pada ayat Al Quran surat 78 (An Naba’) ayat 6-7.

Alam naj’ali al-ardha mihaadaan, waaljibaala awtaadaan” yang artinya bukankah kami telah menjadikan bumi sebagai hamparan dan gunung-gunung sebagai pasak," tuturnya.

Tidak hanya itu, jumlah 5 kerucut api sebagai simbol wilayah Kota Magelang dikelilingi 5 gunung yang indah dipandang yaitu Merapi, Merbabu, Sindoro, Sumbing dan Andong. Lima kerucut Api juga dapat dimaknai sebagai simbol obor semangat dan fair play dalam pertandingan Wali Kota Magelang Cup.

Hendra melanjutkan, lima kerucut berwarna kuning emas sebagai simbol kesejahteraan masyarakat Kota Magelang sesuai dengan visi Kota Magelang yaitu Masyarakat Yang Sejahtera

"Secara keseluruhan desain tropi yang sederhana dengan tambahan sorot lampu LED dari dalam  tropi menyimbolkan sisi modernitas masyarakat sesuai dengan visi Kota Magelang yaitu Masyarakat yang Modern," katanya.

Seperti diberitakan, Kejurnas Tenis Lapangan Beregu Putra Wali Kota Magelang Cup 2019 digelar sejak 14-17 November 2019. Sebanyak 16 tim yang ikut serta dalam agenda tahunan ini.

Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito, mengutarakan tiap tahun Pemkot selalu menggelar kejuaraan tenis lapangan beregu putra dari level lokal, regional, hingga sekarang nasional. Tingkat nasional sendiri sudah yang kedua kali diadakan dan selalu sukses.

“Tujuannya jelas memasyarakatkan olahraga di kalangan masyarakat, khususnya tenis lapangan yang peminatnya di masyarakat masih kurang. Tujuan lain mempromosikan Kota Magelang dari berbagai sektor, seperti infrastruktur, pariwisata, ekonomi, dan lainnya,” paparnya.

Kejuaraan ini pun tak lepas dari upaya pemerintah dalam melakukan pembinaan dan pembibitan atlet-atlet tenis lapangan. Termasuk menjadi motivasi para atlet junior agar semangat berlatih, sehingga ke depan kian berprestasi. (humaspemkotmagelang)