Seleksi Masuk SD Dilarang Pakai Calistung

Sekolah Dasar (SD) di Kota Magelang tidak diperbolehkan melakukan seleksi membaca, menulis dan berhitung (calistung) pada penerimaan peserta didik baru (PPDB). Persyaratan pada jenjang ini hanya ditentukan oleh usia untuk calon peserta didik baru.

"Syarat calon peserta didik baru untuk SD minimal berusia 6 tahun, jika telah berusia 7 tahun wajib diterima sekolah," jelas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Magelang, Taufik Nurbakin, Sabtu (11/5/2019).

Sedangkan bagi calon peserta didik yang usia paling rendah 5 tahun 6 bulan dapat diterima asalkan memiliki kecerdasan istimewa, atau kesiapan belajar yang memenuhi dibuktikan dengan rekomendasi tertulis dari psikolog profesional.

Adapun jumlah setiap rombongan belajar (rombel) maksimal 28 anak dengan luas ruang kelas sesuai standar sarana prasarana. Sementara jumlah rombel maksimal 24 per Satuan Pendidikan.

Meski tidak membuka posko pengaduan, pihaknya tetap mengimbau kepada masyarakat untuk melaporkan ke Disdikbud jika mengalami permasalahan terkait PPDB baik tingkat TK, SD, maupun SMP sederajat.

Pihaknya juga meminta kepada seluruh sekolah agar mengikuti pentunjuk teknis (juknis) PPDB Tahun Pelajaran 2019/2020 berdasarkan Peraturan Wali Kota Magelang Nomor 14 Tahun 2019 tentang Sistem dan Tatacara PPDB pada Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah dan Madrasah.

"Secara umum para calon peserta didik yang memenuhi syarat tertentu pada prinsipnya diberikan kesempatan yang luas untuk memperoleh pendidikan pada satuan pendidikan, jenjang dan jenis sekolah yang berlaku," tutur Taufik.

Namun, dalam hal fasilitas satuan pendidikan TK A, kelas 1 SD dan kelas VII SMP yang bersangkutan tidak memungkinkan menerima semua calon peserta didik, maka satuan pendidikan dapat mengadakan seleksi. 

Seleksi yang dimaksud, kata Taufiq, dilaksanakan dengan 3 jalur pendaftaran. Jalur zonasi untuk TK dan SD 95 persen, untuk SMP 90 persen, jalur prestasi untuk SMP 5 persen dan jalur mutasi orang tua TK/SD/SMP 5 persen. Adapun juknis tersebut mengatur jumlah peserta didik TK maksimal 20 anak per rombel. Kemudian untuk SMP, jumlah tiap rombel maksimal 32 siswa  dan jumlah rombel maksimal 33 per Satuan Pendidikan.

Untuk pendaftaran gelombang pertama TK, SD dan SMP di Kota Magelang dimulai 13-15 Mei 2019. Pengumuman 17 Mei 2019. Sedangkan pendaftaran gelombang dua dimulai 22-23 Mei 2019 dan pengumuman 24 Mei 2019. Hari pertama masuk sekolah tanggal 15-17 Juli 2019. (humaspemkotmagelang)