Wali Kota Magelang Ingatkan Disiplin Prokes Bagi Pelaku Wisata

MAGELANG – Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito mengingatkan kepada seluruh pelaku wisata di Kota Magelang untuk patuh dan disiplin menerapkan protokol kesehatan. Ini penting karena kasus Covid-19 semakin melonjak beberapa waktu terakhir.

Hal itu dikatakan Sigit saat membuka kegiatan pengembangan SDM dan Profesionalisme Bidang Pariwisata, yang fokus pada sosialisasi CHSE (Clean, Health, Safety & Environment) di Hotel Puri Asri Magelang, Jumat (4/12/2020). 

Kegiatan yang diinisiasi Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) itu diikuti 80 pelaku usaha, meliputi hotel, restoran dan desa wisata.

Wali Kota Magelang saat memberikan sambutan pengarahan pada kegiatan Pengembangan SDM dan Profesionalisme Bidang Pariwisata

“Pelaku wisata harus tahu bagaimana bisa membuat laku pariwisata di Indonesia terus berkembang. Tahu perintahnya, tahu permasalahan di lapangan khususnya berkaitan dengan pandemi Covid-19 khususnya di Kota Magelang,” ujar Sigit.

Di sela-sela kegiatan tersebut, Sigit berkesempatan menyerahkan bantuan hibah dari Kementerian Pariwisata. Menurutnya Kota Magelang patut bersyukur mendapat bantuan tersebut untuk pengembangan dan pemulihan ekonomi di sektor wisata di masa pandemi Covid-19.

Wali Kota Magelang menyerahkan bantuan hibah dari Kementrian Pariwisata

“Kegiatan ini untuk sosialiasi program CHSE, dan sekaligus pemberian bantuan dari Kementerian Pariwisata kepada pelaku pariwisata terdampak Covid-19. Alhamdulillah acara ini dapat berlangsung dengan lancar dan hikmat,” ungkap Sigit. 

Sekretaris Disporapar Kota Magelang Sarwo Imam Santoso mengutarakan, hibah diberikan kepada 13 hotel, 3 restoran, dan 2 desa wisata yaitu Desa Wisata Tidar Campur dan Desa Wisata Tidar Dudan. Kemudian 2 Obyek Wisata yakni Taman Kyai Langgeng dan UPT Gunung Tidar. 

“Desa Wisata Tidar Dudan dan Desa Wisata Tidar Campur juga selalu kita kawal dan pantau, dengan harapan kedua obyek wisata tersebut bisa menjadi destinasi wisata baru di Kota Maglang,” pungkas Sarwo. (prokompim/kotamgl)