Kota Magelang Dipastikan Kembali Raih Penghargaan IGA Award

Kota Magelang dipastikan kembali menerima penghargaan Innovative Government Award (IGA) tahun ini. Kepastian tersebut setelah Walikota Magelang, Sigit Widyonindito, menerima undangan terkait penerimaan penghargaan di Hotel Sahid, Jakarta. "Undangan sudah saya terima.

Untuk rencana penyerahan penghargaan hari Jumat (7/12) besok di Hotel Sahid Jakarta," ujar Sigit, Kamis (6/12). Rencananya, hari ini Sigit akan berangkat ke Jakarta untuk menerima langsung penghargaan tersebut. "Hari ini saya berangkat langsung,"  katanya. Atas penghargaan yang akan kembali diterima ini, Sigit mengaku sangat bangga.

Ini menunjukkan bahwa inovasi di Kota Magelang sudah diakui secara nasional. Dia pun meminta agar seluruh jajaran Pemerintah Kota Magelang bisa mempertahankan dan meningkatkan prestasi yang telah diraih. "Terus tingkatkan lagi kreasi inovasi yang berkaitan dengan pelaksanaan pelayanan publik dan penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Sehingga ke depan akan lebih mendukung dalam memajukan masyarakat Kota Magelang," imbuhnya. Sebelum adanya undangan penerimaan penghargaan IGA, Wakil Walikota Magelang, Windarti Agustina sempat melakukan paparan di hadapan tim juri didampingi sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Paparan serupa diikuti oleh kota/kabupaten se-Indonesia yang masuk nominasi calon penerima penghargaan IGA 2018. Seperti Bandung, Surabaya, Makasar, dan lainnya.Sementara itu, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kota Magelang, Arif Barata Sakti mengatakan, Pemerintah Kota Magelang memiliki komitmen yang kuat untuk menumbuhkembangkan inovasi sebagai alat mencapai visi Kota Magelang 2016-2021.

Komitmen diawali dengan pembentukan Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kota Magelang sejak 1 Januari 2017 setelah sebelumnya berbentuk Kantor Penelitiaan Pengembangan (Litbang) dan Statistik sejak tahun 2008. Fungsi kelembagaan litbang yang merupakan satu-satunya Badan Litbang di Provinsi Jawa Tengah ini memberikan peran dalam mengawal dan mendampingi inovasi Kota Magelang.

Peran litbang kemudian diimplementasikan dalam beberapa kegiatan yang menghasilkan inovasi-inovasi di masyarakat dan Perangkat Daerah. "Pada level masyarakat dilaksanakan penjaringan Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) yang dimulai sejak tahun 2004, jauh sebelum Peraturan Pemerintah nomor 38 Tahun 2017 dilahirkan," terangnya. Kota Magelang juga menjadi kota pertama di Indonesia yang memiliki peraturan daerah untuk mengatur inovasi daerah.

Yakni perda nomor 5 tahun 2018 tentang inovasi daerah. Seperti yang diketahui, Pemerintah Kota Magelang tahun lalu berhasil mendapatkan penghargaan IGA 2017. Tahun ini, Kota Magelang kembali masuk nominasi sebagai salah satu calon penerima penghargaan IGA 2018. (humaspemkotmagelang)