Pengadaan Barang/Jasa Peran Strategis Pelaksanaan Pembangunan

Pengadaaan barang/jasa pemerintah bukan hanya suatu proses mendapatkan penyedia saja, akan tetapi lebih dari itu, hal tersebut memiliki peran penting dan strategis dalam pelaksanaan pembangunan. Pengadaan barang/jasa merupakan bentuk pelayanan publik serta meningkatkan perekonomian daerah, bahkan nasional.

Demikian dikatakan Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito, dalam sambutan tertulis, yang dibacakan Wakil Wali Kota Magelang Windarti Agustina, saat membuka kegiatan Pembinaan Pengelola Kegiatan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah di Hotel Atria Magelang, Selasa (5/11/2019).

Sigit menyebut ada enam tahapan pengadaan barang/jasa yakni perencanaan pengadaan, persiapan pengadaan, persiapan pemilihan, proses pemilihan, pelaksanaan kontrak dan serah terima.

Dari tahapan tersebut, perencanaan pengadaan merupakan langkah awal dari seluruh proses pengadaan barang/jasa, dan sangat menentukan konsistensi rencana umum pengadaan (RUP) yang telah diumumkan, dengan pelaksanaan paket pengadaan barang/jasa.

"Oleh karena itu, proses perencanaan pengadaan haruslah matang, dan memenuhi prinsip efektif, efisien, transparan serta akuntabel," katanya.

Sigit berujar, mengingat betapa pentingnya substansi kegiatan ini maka diharapkan agar seluruh para pengguna anggaran (PA) atau kuasa pengguna anggaran (KPA) dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan saksama, sehingga informasi yang disampaikan oleh narasumber dapat dipahami sebagai langkah awal pembekalan penyusunan APBD 2020.

"Harapan saya, pengadaan barang/jasa Pemkot Magelang bisa menjadi "center of excellent", dimana pengadaan Pemkot Magelang menjadi pusat keunggulan pengadaan barang/jasa sesuai dengan evolusi kelembagaan yang dicanangkan oleh LKPP," paparnya.

Menurutnya, layanan pengadaan Kota Magelang juga berkembang dari unit yang reaktif dengan pendekatan yang berorientasi kepatuhan, menjadi unit layanan yang proaktif berorientasi untuk memenuhi "value for money" atau pemenuhan nilai manfaat yang sebesar – besarnya.

"Ke depan diharapkan pihak-pihak yang terlibat dalam perencanaan akan memahami tentang perencanaan pengadaan barang/jasa, sehingga akan berimbas pada penyusunan APBD yang lebih baik," tandasnya.

Sementara itu, kegiatan yang diinisiasi oleh Bagian Pembangungan Setda Kota Magelang ini, diikuti oleh para pengguna anggaran dan kuasa pengguna anggaran di Kota Magelang.

Kepala Sub Bagian Pengadaan Bagian Pembangunan Setda Kota Magelang Wahyu Tri Prasetyo, menjelaskan tujuan kegiatan yang mengangkat tema "Pemaketan dan Konsolidasi Pekerjaan Tahun Anggaran 2020" itu adalah untuk meningkatkan pemahaman para pengguna anggaran dan kuasa pengguna anggaran tentang perencanaan terutama pemaketan yang akan difungsikan.

"Harapan kami para peserta betul-betul memahami dengan pemaketan dan konsolidasi pekerjaan tahun 2020 ini, sehingga pengadaan barang/jasa akan mengasilkan sesuatu yang efektif dan efisien," jelasnya.

Adapun narasumber yang dihadirkan antara lain IR. M. Aris Supriyanto, MT Direktur Advokasi dan Penyelesaian Sanggah Wilayah II LKPP Jakarta dan M. Dwi Sumanto, Kepala Seksi Wilayah Jawa bagian Timur LKPP Jakarta. (humaspemkotmagelang)